Yang lebih mungkin dijalankan adalah dua strategi berikut ini. Pertama, Strategi Mortification. Strategi ini sangat elegan, yaitu mengakui kesalahan, dan dengan jelas meminta pengampunan atas tindakan yang dilakukan.

Kedua, Strartegi Reducing Offensiveness of Event. Dalam strategi ini, dikondisikan bahwa pihak yang melakukan kesalahan pantas diberikan keringanan. Caranya adalah dengan mengutip tindakan-tindakan positif yang sudah dilakukan di masa lalu dan bisa diterima publik dengan baik (Bolstering).

Bisa juga melakukan upaya-upaya yang bisa mengurangi perasaan negatif dengan cara-cara persuasi kepada publik, sekaligus meyakinkan publik bahwa yang terjadi tidaklah seburuk seperti yang dipikirkan, dipersepsikan, atau yang terjadi (Minimization).

Setelah dipilih strategi komunikasi citra yang tepat selanjutnya membuat narasi yang efektif dalam dua kalimat saja. Itulah key message yang harus Anda ingat dan fokuskan.

Jangan lupa, waktunya pendek dan kemungkinan suasana crowd yang bisa mengganggu konsentrasi Anda. Waktunya bisa kurang dari 5 menit, saat Anda turun dari mobil hingga masuk gedung.

Karena sempitnya waktu, sangat wajar jika wartawan berebut bertanya. Anda tetap fokus, pegang prinsip seperti iklan minuman dalam botol, “apapun pertanyaannya, jawabannya key message“, sesuai yang sudah ditentukan.

Jika Ada bahan informasi panjang lebar, sebaiknya sampaikan melalui tim ,dalam bentuk tulisan Background Information dan Press Release, untuk menyeimbangkan berita yang negatif, atau meluruskan informasi yang salah.

Jika langkah-langkah di atas bisa dieksekusi dengan sempurna, diharapkan masalah hukum yang dihadapi tidak bertambah besar, malah diharapkan bisa mengurangi kebencian publik ataupun perasaan negatif publik. Semoga (*)


Budi Purnomo S.IKom, M.IKom pernah memimpin Media Center sejumlah tokoh nasional, dan berpengalaman menangani masalah krisis citra, persepsi publik, dan reputasi : baik korporasi swasta, perusahaan publik, maupun BUMN. Tulisan-tulisannya seputar manajemen reputasi dan restorasi citra bisa dilihat di blog Budipurnomo.com

Kini, Budi Purnomo bersama tim Rep+ (Reputasi Plus) – Media Restoration Agency, Sapu Langit Communications, dan tim Master SEO Indonesia, menyediakan waktu untuk membantu personal dan korporasi/instansi yang menghadapi masalah komunikasi dengan pendekatan Crisis Management (CM), Cyber Public Relations (CPR), Online Reputation Management (ORM), dan Image Restoration Theory (IRT).