Opsi Kebijakan Redaksi. Media online biasanya memiliki kebijakan redaksi tersendiri, baik secara umum, khusus. Mereka memiliki mekanisme prosedur standar untuk melayani pihak-pihak yang dirugikan oleh berita negatif.

Kode Etik Jurnalistik, UU Pokok Pers, dan Peraturan Dewan Pers sudah memberikan aturan yang sangat jelas mengenai masalah ini, yaitu kesempatan untuk menggunakan Hak Jawab. Hak tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal, jika berita negatif itu dipublikasi.

Sangat jarang terjadi, media online menyetujui untuk menghapus berita negatif, ataupun menghapus nama korporasi/Anda.

Namun demikian, dalam kasus khusus di mana fokus utama dari berita negatif itu bukan Anda, atau Anda malah adalah korban kejahatan, atau jiwa Anda terancam keselamatannya akibat berita itu, sebaiknya segera minta bertemu dengan Tim Redaksi media online untuk melaporkan hal ini, sekaligus minta kebijakan redakksi yang terbaik.

Begitu nama korporasi/Anda dihapus dari media asal yang menerbitkan berita negati, maka tautan yang terkait dengan berita tersebut akan dihapus dari hasil pencarian seiring waktu.

Cara Menghapus Berita Negatif

Tadi sudah dijelaskan bahwa kebijakan redaksi situs berita (media online) hampir tidak mungkin menghapus berita negatif dari situs web mereka. Secara psikologis, Anda (mungkin) juga malu atau takut bertemu media online, apalagi jika berita negatif itu faktual.

Karena itu perlu disusun langkah-langkah strategis yang efektif untuk suatu tujuan menghapus berita negatif. Sebelum mencoba menghapus berita negatif, sebaiknya mempertimbangkan hal-hal berikut ini :

  1. Jika ada beberapa artikel berita negatif, dokumentasikan setiap URL dan cek peringkatnya dalam hasil pencarian. Ini akan membantu Anda mengatur dan memprioritaskan langkah-langkah penghapusan berita negatif Anda.
  2. Jika Anda hanya menemukan satu saja artikel berita negatif, maka salin dan tempel judul artikel ke dalam pencarian Google untuk memastikan berita negatif yang sama belum dipublikasikan kembali di situs lain.
  3. Cari cara untuk menghubungi situs web berita yang menjadi tuan rumah artikel (penerbit pertama) atau jurnalis yang menulis berita negatif.